Dilarang Gunakan Mobil Damkar untuk Deklarasi, Ini Tanggapan Sukoso

oleh

ANTO

JURNALJAMBI. CO – Baru-baru ini, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Merangin melarang seluruh calon kepala daerah (Cakada) untuk menggunakan aset pemerintah dalam kegiatan perpolitikan.

Larangan tersebut sesuai dengan peraturan PKPU Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018.

Berdasarkan  UU Nomor 10 Tahun 2016 pasal 69, larangan kampanye huruf (h) jelas dibunyikan, bahwa dalam kampanye tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas dan anggaran pemerintah dan pemerintah daerah.

Pernyataan dari Panwas Merangin tersebut, sejatinya membantah statemen Bupati Merangin, Al Haris yang mengizinkan cakada untuk menggunakan aset pemerintah dalam kegiatan kampanye. Aset yang dimaksud adalah penggunaan mobil pemadam kebakaran, lapangan sepakbola dan fasilitas kesehatan seperti mobil ambulance.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Merangin Sukoso menilai penggunaan fasilitas negara yang dimaksud oleh Bupati Merangin masih dalam batas kewajaran.

“Pelayanan kebakaran itu pelayanan dasar, siapapun berhak menggunakan fasilitas negara ini dan bukan melihat kepentingan partai untuk memanfaatkan aset negara, itu jelas salah. Tetapi soal tugas kita (pemerintah, red) dalam kesiapan dan kesigaan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran dan adanya mendinginkan suasana ditengah padatnya massa,” ungkap Sukoso.

Kata Sukoso, mengantisipasi terjadinya kebakaran didalam setiap kegiatan itu merupakan tugas dari Damkar, terkecuali mobil Damkar dipasang baleho salah satu Cakada, itu baru salah.

“Kita harus melihat secara profesional, ini adalah tugas kita dalam kesiagaan mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan. Kecuali mobil Damkar dipasang baleho atau salah satu Cakada dikasih pinjam,¬† sementara Cakada lain tidak, kalau begitu jelas salah,” terangnya.

“Untuk Deklarasi Cakada Merangin, itu sudah ada beberapa utusan dari calon yang meminjam mobil Damkar dikantor kita, Jum’at lalu pihak EO dari pasangan (Nalim – Khafid) meminjam mobil Damkar, dan barusan ada dari pasangan (Haris – Mashuri) yang meminjam mobil, ya kita berikan,” tandasnya. (*)