Jelang Pilkada, Jumlah Penduduk Selisih 111.254 Jiwa, Dewan Datangi Dirjen Dukcapil

oleh

ANTO

JURNALJAMBI.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin yang tergabung dari setiap tiga Komisi mendatangi Kantor Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Republik Indonesia (RI), Rabu (3/1) sekitar Pukul 10.00.

Kedatangan puluhan Dewan ke Dirjen Dukcapil tersebut adalah untuk menindaklanjuti hasil rapat bersama DPRD Merangin, Dukcapil dan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Merangin pada 29 Desember 2017 yang lalu.

Dalam rapat, diketahui ada selisih jumlah penduduk antara laporan yang disampaikan oleh Dinas dan KPUD Merangin dengan data dari Dirjen Dukcapil.

KPUD dan Dinas Dukcapil melaporkan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Merangin sebanyak 444.923 jiwa. Sementara, data dari Dirjen Dukcapil menunjukkan bahwa jumlah penduduk merangin sebanyak 333.669 jiwa. Artinya, ada selisih 111.254 jiwa.

Selisih jumlah penduduk tersebut sangat rancu dan berpotensi menjadi polemik dikemudian hari. Pasalnya, pada bulan Maret 2018 mendatang, KPUD Merangin sudah menetapkan jumlah mata pilih dan jumlah kursi legislatif untuk disetiap Daerah Pemilihan (Dapil).

“Alhamdulillah, dari pertemuan dengan Dirjen Dukcapil, kami dapat menemukan titik terang soal adanya selisih jumlah penduduk. Meski demikian, masih ada 59 ribu penduduk yang tidak aktif melakukan perekaman E-KTP dan data ganda di Merangin,” ujar Ketua Badan Kehormatan (BK) Merangin As’ari Elwakas.