Jembatan Gantung Putus, 1 Meninggal Dunia 34 Luka-luka

oleh

JURNALJAMBI.CO – Jembatan gantung yang terbuat dari bambu dilokasi objek wisata penangkaran rusa Cisarua Kabupaten Bogor ambruk, senin (1/1). Satu orang wisatawan meninggal dunia dalam insiden tersebut dan 34 lainnya luka-luka.

Korban bernama Neni (45), warga Ciketing Barat, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Korban meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Cileungsi, setelah sebelumnya dirawat di Puskesmas Tanjungsari.

Sekretaris Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo mengatakan, para korban dalam kejadian itu merupakan pengunjung atau wisatawan tempat penangkaran rusa yang dikelola oleh Perhutani.

“Semua korban yang dirawat di puskesmas dan rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh pihak dari Perhutani, termasuk korban yang meninggal dunia,” ucap Budi, saat dikonfirmasi, Senin.

Budi menambahkan, data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Bogor, tercatat sebanyak 34 orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Sambungnya, mayoritas para korban berasal dari sejumlah daerah yakni Bogor, Bekasi, Karawang, dan Cikarang.

“Dari 34 orang itu, 7 di antaranya dirujuk ke rumah sakit,” kata Budi.

Sebelumnya, jembatan gantung yang berada di lokasi objek wisata penangkaran rusa Cariu, Kampung Giri Jaya, Desa Sirna Rasa, Tanjungsari, Kabupaten Bogor, ambruk, Senin (1/1/2018).

Jembatan yang difungsikan sebagai sarana penyeberangan orang itu ambruk saat puluhan wisatawan sedang berada di atas jembatan. Akibatnya, para wisatawan terjatuh ke dalam sungai. (kompas.com)