Kurang dari Lima Jam, Pelaku Penodongan Mobil Travel Ditangkap Polisi

oleh -12 views
Pelaku berhasil diamanakan polisi usai melakukan penodongan mobil Travel jurusan Kerinci-Jambi.

Defa

JURNALJAMBI.CO,-Polisi akhirnya berhasil mengamankan satu pelaku penodongan di Desa Renggiling Kecamatan Mandiangin, Sarolangun bernisial RO (17), warga Renggiling. Penangkapan pelaku ini kurang dari Lima Jam usai kejadian, Rabu (27/12) sekitar pukul 08.30 WIB pagi.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Agus Saleh menjelaskan, pada penangkapan pelaku, polsek Mandiangin dibeck up oleh Satreskrim Polres Sarolangun.

Kronologisnya, usai mendapati laporan korban, polisi lansung melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Sekira pukul 04.00 wib dini hari Polisi mendeteksi identitas pelaku berinisial RO warga desa rangkiling simpang.

Sekira pukul 08.30 wib, keberadaan pelaku juga terdeteksi berada di rumahnya sendiri. Kapolsek akhirnya lansung bergerak bersama anggota melakukan penangkapan ke rumah saudara RO dan berhasil ditangkap.

“Kesigapan Polres Sarolangun kurang dari 5 jam pelaku dan Barang Bukti berhasil diamankan,”Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Agus Saleh, Rabu siang.

Tidak hanya pelaku, polisi juga menemukan barang bukti berupa, 1 buah notebook (laptop) warna merah marun merk acer, 1 buah tas sandang warna hitam, 1 buah HP Samsung lipat warna hitam, 1 buah jam tangan wanita merk gucci, 1 buah HP Oppo A37 warna pink, 1 buah HP Samsung core duos warna putih, 1 buah charger HP merk Samsung warna hitam, 1 buah charger HP merk Vivo warna putih, 1 buah headset merk Vivo warna putih, 1 buah headset warna hitam, Uang tunai sebesar Rp 100.000 (seratus ribu).

Lanjutnya, Pelaku dan Barang Bukti diamankan di Polres Sarolangun untuk Proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

“Identitas pelaku telah kita ketahui saat ini personil Personil Polsek dan Sat Reskrim sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Untuk pasal yang dijeratkan, jika terbukti pelaku bisa dikenai pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,”tukasnya.(*)