Bukti Pembersihan Etnis Rohingya kian Nyata

oleh

JURNALJAMBI.CO – Kelompok Doctors Without Borders (MSF) mengungkapkan sedikitnya 6.700 muslim Rohingya tewas pada bulan pertama dalam tindakan keras tentara Myanmar terhadap mereka di Negara Bagian Rakhine yang dimulai pada akhir Agustus lalu.

Angka tersebut merupakan korban tewas paling tinggi dalam kekerasan yang diperkirakan meletus pada 25 Agustus, yang kemudian memicu sebuah krisis pengungsi besar-besaran.

Lebih dari 620 ribu muslim Rohingya melarikan diri dari negara bagian itu menuju Bangladesh dalam periode tiga bulan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Amerika Serikat menyebut peristiwa itu sebagai pembersihan etnik (genosida) terhadap kaum minoritas muslim Rohingya. Sejauh ini, belum ada besaran pasti mengenai jumlah korban yang tewas.