Ketika ‘Banteng Moncong Putih Tunduk’ pada Khafid Moein

oleh

EDITORIAL

JURNALJAMBI.CO – Bukan kerbau. Ini Banteng bermoncong putih dengan matanya yang merah menyala. Ya, inilah lambang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai besar yang kini menjadi partai penguasa.

Menjejaki masa-masa perundingan alot penetapan Bakal Calon Bupati Merangin pada Pilkada tahun 2018 mendatang, PDIP sepertinya tak bisa berbuat apa-apa. Partai besar itu seolah tunduk pada kehendak kader potensialnya, Khafid Moein.

Tunduk bukan berarti manut atau mengikuti perintah Khafid. Tapi seperti menghadapi buah simalakama, PDIP tak ubahnya orang tua yang tak berdaya mengikuti kehendak anaknya. PDIP sanggup merubah arah dukungan kemana Khafid berlabuh.