Lapas Bangko Terpaksa Berhutang Penuhi Biaya Makan Napi

oleh
Over Kapasitas: Lapas Kelas II B Bangko saat ini over kapasitas. Kondisi ii membuat pihak lapas terpaksa harus berhutang memenuhi kebutuhan makan para napi.

ZAKHROWI-MERANGIN

JURNALJAMBI.CO – Penghuni Lapas Kelas II B Bangko, Kabupaten Merangin over kapasitas. Hal itu membuat Lapas kelas II B Bangko, selalu terhutang biaya makan setiap tahunnya.

Hal itu disampaikan oleh KPLP Lapas kelas II B Bangko, Eli Susanto dihubungi, Kamis (23/11). Eli mengatakan, dalam satu tahun biaya makan minum untuk warga binaan dianggar sebesar Rp 1,4 miliar.

“Anggaran tersebut ditentukan berdasarkan jumlah maksimum kapasitas lapas. Yakni untuk 300 orang warga binaan,” kata Eli.

Namun Lapas Merangin setiap tahun selalu kelebihan kapasitas. Bahkan saat ini saja, jumlah warga binaan Lapas Bangko sebanyak 351 orang.

Bahkan tahun lalu jumlah warga binaan sebanyak 400 orang. Sehinga setiap tahun Lapas Bangko selalu terhutang untuk biaya makan minum penghuninya.

“Kita selalu terhutang biaya makan, setiap tahunnya,” ungkap Eli tanpa menyebut jumlah hutang yang dialami setiap tahunnya itu.

Hutang tersebut lanjutnya, dibayar pada anggaran tahun berikutnya. Sementara untuk anggaran makan minum tetap berdasarkan jumlah maksimal kapasitas sebesar 300 orang penghuni.

“Tapi tahun berikutnya hutang tersebut dibayar,” ungkapnya.

Katanya, untuk makan minum tersebut diserah kepada pihak ketiga. Dan pihak ketiga itulah yang setiap hari menyediakan makanan untuk para warga binaan.

“Kita serahkan kepada pihak ketiga untuk menyediakan makan minum tersebut. Untuk makan tiga kali sehari,” pungkasnya.(*)