Pelanggar Didominasi Kendaraan Roda Dua, Di Bangko Polisi Mendata Ratusan  PNS dan Pelajar Ditilang

oleh
Anggota Satlantas Polres Sarolangun saat menggelar operasi Zebra beberapa waktu lalu.

Defa/Zahrowi-Jambi

SAROLANGUN – Kepolisian Resort (Polres) Sarolangun merilis data pelanggaran lalulintas selama tahun 2017 ini. Rabu (15/11) kemarin, Kasat Lantasnya, AKP Ujang Supran membeberkan angka pelanggaran tersebut.

AKP Ujang menjelaskan, ditahun 2017 ini, terdata sebanyak 1030 kasus pelanggaran kendaraan. Jumlah ini meningkat dari data tahun 2016 lalu sebanyak 688 kasus.
“Ada peningkatan pelanggaran sebanyak 50 persen ditahun ini,”ujarnya, Rabu.

Rerata, kata Ujang pelanggaran didominasi oleh kendaraan roda dua. Kebanyakan dari mereka tidak menggunakan helm, spion dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNBK).

“Peningkatan jumlah pelanggaran lalu lintas tersebut terlihat dari hasil operasi zebra yang digelar Satlantas Sarolangun selama 14 hari sejak awal November lalu,”jelasnya.

Dia mengaku, pihaknya telah berusaha  memberikan arahan kepada masyarakat agar menaati peraturan lalu lintas. “Anak anak muda itu sering kebut-kebutan tidak pakai helm,  kalau jatuh bahaya,” katanya.

Untuk menekan angka kecelakaan meningkat,  Kasatlantas mengimbau agar masyarakat Sarolangun  dapat mematuhi aturan lalu lintas.  Sebab dengan begitu angka kecelakaan bisa ditekan.

“Apabila kita sudah  menaati peraturan lalu lintas akan mengurangi tingkat kecelakaan di Sarolangun,  yang akibatnya bisa fatal bahkan meninggal,”tukasnya.

Sementara itu, di Merangin Polres juga mengeluarkan data pelanggaran lalulintas tahun 2017. Kasatlantasnya, AKP Aulia Rahmad membeberkan data pelanggaran yang didapat selama operasi zebra berlansung.

Jumlahnya ada sekitar 1222 pelanggar dan dilakukan penilangan dengan rincian, 1.020 pelanggar ranmor, 153 pelanggar roda Empat, 3 pelanggar mobil penumpang umum.

Menariknya polisi juga mendata secara rinci pekerjaan para pelanggar. untuk PNS terjaring sebanyak 119, Swasta 461, Mahasiswa dan Pelajar 370, Sipir 31 dan pelanggar lainnya sebanyak 225.(*)